FAM

bagaimana cara kamu berdamai dengan ibu yang tak pernah sependapat dengan kamu?
bagaimana cara kamu mendapatkan ridho nya sedangkan ia selalu tak puas hati dengan apa yang kamu lakukan, bahkan sekalipun itu tak menjadi dirimu?

Hujan di luar membuat tangis kuat nya tidak terdengar, ia menenggelamkan muka nya ke bantal takut2 isak tangis nya dapat di dengar dari luar pintu.

pertanyaan yang sama muncul di benak nya
"kenapa allah tak memberikan aku hati yang sekuat baja, disaat aku harus menjadi anak dari orang tua yang tak pernah puas dengan semua yang aku lakuin.
aku rapuh, mudah nangis, mudah tersinggung"

sedikit perkataan mamanya rasa nya seperti duri yang menusuk batin dia, melemahkan jiwa nya, dan mengacaukan fikiran, refleks dia nangis tanpa bersuara.
air mata ngga bisa berkompromi dengan hati, ngalir begitu saja
off course dia nangis tiap mama nya marah & nyindir.

pertama dia nangis karna kesal
kedua dia nangis karna takut
kesal dan takut menjadi satu.
kesal karna dia merasa selalu saja ada yang kurang dari diri nya.
gak pernah bisa bikin orang tua senang, dan takut allah gak ridho dengan dia, ridho allah tergantung ridho nya, ketika mama kesal dengan dia kemungkinan besar allah juga kesal dengan dia.
itulah yang dia rasakan.

harus di akui, ketika kamu menjadi anak dari orang tua yang tak pernah puas dengan yang kamu lakuin, diposisi itu mencari ridho allah lebih mudah daripada mencari ridho orang tua.

dia tau dan sangat sadar diri di usia dia yang udah 20'an dia memang belum mampu bikin orang tua bangga sekalipun dia udah  kerja, aku rasa itu tak mengubah apapun & dia merasa mungkin dia memang tidak akan mampu bikin orang tua bangga.
rasanya benar-benar depresi dengan keadaan ini.
sekalipun dia udah benar-benar berusaha selalu saja banyak kurang nya.
20 tahun kedua ortu dia gak tinggal dengan dia , 20 tahun ortu gak tahu bagaimana kebiasaan dia  sehari-hari nya, bagaimana sifat dia yang sebenarnya, apa aktivitas dia dari mulai keluar rumah sampai balik ke rumah lagi, dan tiba-tiba mereka selalu merasa tidak puas hati dengan apa yang dia lakuin.
yang bahkan belum 2th tinggal dengan dia

20th , bukankah itu waktu yang panjang untuk menumbuhkan, membentuk, & menguatkan karakter pada seorang anak?!

ketika kamu tak pernah mendidik langsung seorang anak, lalu kamu ingin anak itu menjadi sepwrti yang kamu inginkan, apa itu mungkin??


---

Komentar

Postingan Populer