Comment

Jaman udah berubah, orang makin se enak nya berkomentar, ngga ada rasa sungkan, ngga rasa ada batasan...
baik di dunia nyata maupun dunia maya komentar orang udah 11:12
bedanya di dunia maya orang lebih berani.

terlepas dari berkomentar adalah hak setiap individu kita harus tahu bahwa setiap manusia memiliki sisi "personal space" yang kita sepatut nya sangat menghargai sisi itu.
setiap orang memiliki cara sendiri dan prinsip sendiri.

hal ini pernah terjadi dengan aku.
orang yang tiba-tiba tanya "alis kamu kenapa sedikit, kamu pernah cabutin ya?"
dalam hati aku kaget, serious aku bukan ngerasa malu tapi bener2 kaget..
gimana aku gak kaget, ini orang laki2 gak pernah dekat dengan aku, kenapa begitu berani nanyak hal pribadi yang seperti itu?
apa mungkin selama ini sepanjang penglihatan nya semua perempuan alis nya tebal? makanya setelah ketemu perempuan seperti aku yang alis nya gak tebal dia keheranan sampai gak bisa mikir seberapa dekat kita untuk bertanya hal seperti itu.

inilah real nya kehidupan sekarang...
orang se enak nya ngomong tanpa berfikir efect dari omongan nya.

pantes aja sebagian besar dari perempuan sekarang separuh isi dari bag nya adalah makeup, orang mulai gak percaya diri keluar tanpa make up karna mungkin aja pas di luar dia akan di tanyak sama temen nya "alis kamu kok sedikit" "kamu kok punya kantong mata" etc..
alhasil pertanyaan2 seperti itu sedikit banyak akan bikin hati kita gak percaya diri dan gundah.

kalau kita ingin berkomentar/nanyak sesuatu alangkah baiknya kalau kita perhatikan dulu jarak kita dengan orang itu.
fikir dulu omongan/pertanyaan kita bisa nyinggung dia atau tidak.
kita ngga pernah tau effect dari omongan yang kita anggap biasa saja ternyata bisa saja itu nyakitin orang lain.

Daripada Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu dia berkata, aku berkata, “Wahai Rasulullah, orang Islam yang bagaimanakah yang paling utama? Baginda menjawab, “Orang yang kaum Muslimin selamat dari lisannya dan tangannya.” (Riwayat Al-Bukhari dan Muslim)

nyata banget kan yaa kalau lisan lebih tajam daripada pedang, lebih beracun dari bisa.
karna dengan lisan kamu bisa menusuk hati seseorang, dengan lisan kamu bisa menebar racun antar kelompok.
pun sama dengan tangan, kebanyakan nya orang-orang sekarang dengan dalih bebas berkomentar lantas mereka dapat mengetik apapun sesuka hati dan bersembunyi di balik keyboard.

kelak kita akan paham bahwa menahan diri untuk membuat seseorang tidak tersinggung dengan omongan kita jauh lebih mulia daripada mengutarakan isi hati kita.

tarik nafas..elus dada
**
(mungkin) iman aku benar-benar lemah segala keluhan di atas bisa saja karna aku sudah tersinggung dengan pertanyaan orang itu
padahal salah satu cara menjadi manusia yang baik adalah "tidak mudah tersinggung, dan tidak mudah menyinggung"


aku sadar aku hanya manusia yang masih mudah tersinggung, tanpa berfikir berapa banyak aku sudah menyinggung.

Komentar

Postingan Populer